23 Juli 2008

Singkong Jadi Minyak Tanah

Di tengah naiknya harga BBM, tentu diperlukan upaya energi alternatif selain minyak. Contohnya, singkong yang banyak tumbuh di semua daerah di Indonesia. Singkong berjenis singkong raksasa, bentuknya besar atau yang dikenal masyarakat desa dengan nama singkong gendruwo. Singkong ini tidak dikonsumsi karena beracun bisa digunakan sebagai bahan pembuat BBM jenis etanol.

Dalam peragaan di Fakultas Matematika dan IPA ITS Surabaya, Kamis (26/06), singkong itu direbus. Kemudian diberi yeast atau ragi. Dan didiamkan selama 4-5 hari. Sesudah itu disaring dan akan keluar minyak ethanol berkadar 90%.


Menurut SRI NURHATIKA Peneliti Fakultas MIPA ITS Surabaya seperti dilaporkan RANGGA reporter Suara Surabaya, untuk dijadikan bahan bakar seperti minyak tanah dengan kadar 95%, ethanol itu ditambahkan kapur gamping. Penambahan kapur gamping harus lebih banyak kalau ingin ethanol itu berkadar seperti solar atau premium 99%.

NURHATIKA mengatakan, sudah ada perusahaan minyak yang tertarik. Dan akan kerjasama mengembangkan etanol ini sampai luar Jawa. Kata NURHATIKA, penelitan ini sudah dipresentasikan pada Presiden dan mendapat sambutan cukup baik. Bahan bakar ethanol dari singkong ini juga hemat.

"Untuk 1 liter ethanol sama dengan 9 liter minyak tanah. Harga 1 liter ethanol di pasaran juga murah hanya Rp 10 ribu. Untuk membuat 1 liter etanol hanya membutuhkan 4,5 kg singkong,"ujar NURHATIKA.

Tidak ada komentar: